Review MAG Coreliquid A13 240mm

Published

- 3 menit baca


Blog ini mengandung link afiliasi. Jika Anda ingin mendukung tanpa melakukan pembelian, bisa melakukan donasi di Trakteer atau di Saweria.

Review Produk

Pendingin AIO (All-in-One liquid cooler) kini bukan lagi sekadar pilihan bagi para enthusiast yang gemar melakukan overclock CPU ekstrem dan berisiko. Faktanya, beberapa prosesor Intel Generasi 14 sudah menghasilkan panas cukup tinggi bahkan pada pengaturan standar, sehingga cooling dengan harga murah sering kali kewalahan mengatasinya.

Namun, liquid cooling tidak hanya soal performa. Banyak PC Modern kini dirancang untuk mendukung pemasangan radiator lengkap dengan kipas RGB, yang berfungsi memperbagus tampilan rig gaming agar terlihat lebih premium dan aethestic.

Produk seperti MSI pun merespons tren ini dengan menghadirkan solusi AIO yang terjangkau dan mudah dipasang. Salah satunya adalah MAG CoreLiquid A13, yang kompatibel dengan prosesor AMD dan Intel terbaru, termasuk Intel Core Ultra Series 2. Meski dibanderol dengan harga relatif rendah, A13 dibekali pompa air bertenaga yang memungkinkan gamer melakukan overclock secara aman. Manajemen kabel juga menjadi perhatian utama, karena PC dengan kabel rapih sama pentingnya dengan performa.

Perbedaan 240mm dan 360mm

Spesifikasi A13 240mm A13 360mm
Dimensi Unit (termasuk fans) 277 (L) x 119.6 (W) x 27.2mm (D) 394 (L) x 119.6 (W) x 27.2mm (D)
Radiator Material Aluminum Aluminum
Kecepatan Pump 3800 RPM ± 10% 3800 RPM ± 10%
Jumlah Fan 2 2
Airflow 62.6 CFM 62.6 CFM
PWM Mode Yes Yes
Lighting ARGB Gen2 di fans dan CPU block ARGB Gen2 di fans dan CPU block
Garansi 3 tahun 3 tahun
Socket Intel Socket LGA 1700/1851 AMD AM5 / AM4 Intel Socket LGA 1700/1851 AMD AM5 / AM4
Base Tembaga Tembaga

Desain dan Performa Pendinginan

MSI MAG CoreLiquid A13 240 White adalah pendingin CPU liquid all-in-one yang dirancang untuk pengguna yang menginginkan pendinginan efisien dan sunyi. Dengan radiator 240 mm dan dua kipas ARGB 120 mm, cooler ini kompatibel dengan sebagian besar sistem desktop modern serta mampu memberikan manajemen termal yang sangat baik.

Pendingin ini mendukung berbagai soket CPU Intel dan AMD, menjadikannya pilihan fleksibel untuk banyak konfigurasi PC. Baik untuk PC gaming maupun workstation berperforma tinggi, A13 dirancang untuk menjaga suhu prosesor tetap stabil, bahkan saat menjalankan beban kerja berat atau sesi gaming panjang.

Fitur & Keunggulan

MSI MAG CoreLiquid A13 240 White dibekali split-flow radiator yang membantu meningkatkan efisiensi pembuangan panas, serta pompa terintegrasi tiga fase untuk kinerja yang lebih optimal. Tubing sepanjang 390 mm dirancang tahan evaporasi, memastikan keandalan jangka panjang tanpa penurunan performa seiring waktu.

Pompa berperforma tinggi dengan kecepatan hingga 3800 RPM mampu memberikan pendinginan maksimal sambil tetap menjaga tingkat kebisingan rendah. Selain itu, kipas ARGB yang dapat dikustomisasi memungkinkan pengguna menyesuaikan pencahayaan sesuai tema PC mereka, menjadikannya pilihan ideal bagi siapa pun yang ingin membangun PC dengan tampilan visual yang menonjol.

Cocok Untuk Siapa?

Solusi pendingin ini sangat cocok untuk gamer dan PC enthusiast yang menginginkan kombinasi performa dan aesthetic dalam satu produk. Dengan dukungan socket Intel dan AMD seperti LGA 1700, 1851, AM5, dan AM4, A13 sangat ideal untuk prosesor generasi terbaru.

Pengguna yang mengutamakan kipas yang tidak berisik juga akan menyukai cooler ini, karena tetap hening bahkan saat berada di bawah beban tinggi. Pencahayaan ARGB yang fleksibel menjadikannya pilihan tepat bagi mereka yang ingin pendingin CPU menyatu secara visual dengan keseluruhan tema build tanpa mengorbankan fungsi.

• • •

Opini Saya

Secara pribadi, saya juga menggunakan AIO Cooler ini dan hasilnya cukup memuaskan, terutama saat menghadapi beban kerja berat seperti editing video dan coding. Pendinginan tetap stabil dan performa CPU terjaga dengan baik.

Saran dari saya, sebaiknya lakukan pengaturan kipas langsung melalui BIOS dan hindari menggunakan MSI Center secara bersamaan. Pengaturan fan di MSI Center berpotensi menimbulkan konflik jika dikombinasikan dengan pengaturan di BIOS. Cukup pilih salah satu metode saja agar sistem tetap stabil.

Saya sendiri sempat mengalami masalah sekitar satu bulan lalu karena mengatur fan di BIOS dan MSI Center sekaligus. Akibatnya, sering terjadi error hingga kipas tiba-tiba berhenti. Setelah menyadari bahwa penyebabnya adalah konflik aplikasi, saya memutuskan untuk hanya menggunakan pengaturan melalui BIOS. Hingga sekarang, sudah lebih dari dua bulan digunakan tanpa MSI Center, dan hasilnya tetap stabil dan sudah lebih dari cukup.

• • •